Fungsi Kulit Pada Tubuh Manusia

Fungsi Kulit Pada Tubuh Manusia

Fungsi Kulit Pada Tubuh Manusia

BERKAHPOKER – Fungsi kulit tubuh manusia tidak hanya sekadar sebagai indera perasa. Lebih dari itu, kulit berfungsi untuk melindungi tubuh kita, mengatur suhu tubuh, dan masih banyak fungsi kulit manusia lainnya. Kulit terdiri dari berbagai komponen, termasuk air, protein, lemak, beberapa jenis mineral, dan senyawa kimia.

Rata-rata berat kulit orang dewasa adalah sekitar 2,7 kilogram. Kulit terdiri dari tiga lapisan utama, yaitu epidermis, dermis, dan hipodermis. Ketiga lapisan itu memiliki peran yang berbeda dalam struktur kulit. Epidermis merupakan bagian terluar kulit manusia.

Sementara itu, dermis merupakan tempat melekatnya pembuluh darah, saraf, dan folikel rambut. Dermis merupakan tempat dibentuknya protein yang kita sebut sebagai kolagen. Selanjutnya, hipodermis merupakan lapisan kulit lemak atau jaringan ikat yang merupakan rumah dari kelenjar keringat dan lemak serta sel-sel kolagen.

Berikut ini fungsi kulit tubuh manusia beserta cara merawatnya agar tetap sehat dan awet muda.

Secara umum, fungsi kulit bagi tubuh manusia adalah sebagai berikut :

1. Sebagai Pelindung Tubuh
Fungsi kulit yang pertama adalah sebagai pelindung tubuh utama. Lebih lanjut, kulit manusia yang menjadi pembatas organ tubuh dengan dunia luar berperan untuk melindungi dari dampak dan tekanan mekanis, variasi suhu, mikroorganisme, radiasi, dan bahan kimia.

2. Sebagai Organ Regulasi
Fungsi kulit yang selanjutnya adalah mengatur beberapa aspek fisiologi seperti mengatur suhu tubuh melalui keringat dan rambut kulit. Selain itu, mengatur perubahan sirkulasi di sekelilingnya serta keseimbangan cairan tubuh melalui keringat.

3. Sebagai Alat Ekskresi
Permukaan kulit manusia ditumbuhi rambut-rambut halus. Selain itu, terdapat pula kelenjar kulit yang berperan untuk mengeluarkan zat-zat yang tidak diperlukan tubuh. Misalnya adalah sisa metabolisme tubuh berupa NaCl, urea, asam urat, dan amonia. Fungsi kulit sebagai alat ekskresi, kemudian menjelaskan bahwa kulit mengeluarkan 1 liter keringat per harinya. Keringat tersebut dikeluarkan melalui rongga kecil atau pori-pori pada permukaan kulit. AGEN POKER ONLINE

4. Sebagai Indra Peraba
Fungsi kulit yang berikutnya adalah sebagai indra peraba. Jumlah indra yang dimiliki manusia secara umum ada lima. Salah satunya yaitu indra peraba. Yang dimaksud kulit sebagai indra peraba adalah kemampuan kulit untuk mengenal rasa panas, dingin, halus, kasar, dan rasa lainnya.

Saat kulit seseorang menyentuh sesuatu, entah itu benda hidup maupun benda mati, kulit akan mengirim laporannya ke otak untuk diproses. Hal ini terjadi karena kulit memiliki saraf yang berfungsi sebagai perantara ketika memperoleh rangsangan. Kerusakan pada saraf disebut dengan neuropathy yang mengakibatkan hilangnya sensasi pada daerah yang terpengaruh. Misalnya, seseorang tidak lagi merasakan rasa sakit saat menjalani operasi.

5. Sebagai Sintesis Vitamin D
Tak hanya mengatur suhu tubuh dan melindungi tubuh dari zat-zat yang tidak bermanfaat, kulit juga berfungsi sebagai sintesis vitamin D, yakni melalui bantuan paparan sinar matahari. Sinar matahari dapat menghasilkan ultraviolet B. Ultraviolet B tersebut kemudian diserap oleh kulit yang mengandung kolesterol.

Lalu, kolesterol yang mengandung provitamin D diubah menjadi vitamin D. Dengan bantuan sinar ultraviolet B, kulit mengaktifkan prekusor 7 dihidroksi kolestrol. Selanjutnya, prekusor tersebut dimodifikasi enzim di hati dan ginjal untuk membentuk calcitriol (Vitamin D aktif). Vitamin D sendiri bermanfaat untuk pertumbuhan tulang.

6. Sebagai Sistem Kekebalan Tubuh
Kulit memiliki mekanisme kekebalan tubuh bawaan yang membantu melindungi tubuh dari patogen, yaitu bakteri dan virus yang membawa penyakit. Lapisan tertinggi epidermis yang disebut dengan lapisan korneal adalah lapisan unik yang terdiri dari keratinosit mati yang memberikan penghalang fisik pada kulit.

7. Sebagai Penggerak Otot
Fungsi kulit yang selanjutnya adalah sebagai penggerak otot. Adanya kulit memungkinkan gerakan otot menjadi lentur sehingga tubuh bisa bergerak dengan leluasa. Hal ini karena kulit sangat elastis. Bahkan, sel kulit dapat berkembang seiring perkembangan tubuh. AGEN POKER TERPERCAYA

8. Kulit sebagai Pembentuk Pigmen
Fungsi kulit yang berikutnya adalah sebagai pembentuk pigmen. Sel pembentuk pigmen (melanosit) terletak di lapisan basal kulit. Jumlah melanosit dan besarnya butiran pigmen (melanosom) menentukan warna kulit seseorang. Semakin banyak maka warna, kulit pun akan semakin gelap. Paparan terhadap sinar matahari memengaruhi produksi melanosom.

Kontes Seo

By ichigo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *